Sabtu, 23 November 2013

Balaslah ia,walau hanya 35 kali dalam seminggu



Bukan surya yang tak mau menampakkan gurat sinarnya,
Namun mendunglah yang menutupinya,
Bukan embun yang tak mau menetes basahi bumi,
Namun dinginlah yang telah membekukanya
Bukan tuhan pula yang lupa akan hambanya,
Namun kitalah yang memilih jauh darinya,,


Mengertikh kita???
Apa yang kita  minta selalu diberinya,
Namun maukah kita bersimpuh dihadapanya,tanpa pamrih,meskipun dalam hati dengan lirih
Kau tau dari mana kau berasal,?
Kau tau dari apa kau diciptakan???
Apa kita tercipta dari cahaya????
Bukan kita tak sekasta dengan malaikat,
Kita jauh dibawahnya,
Malaikat yang jauh lebih mulia dari kita tak berdaya untuk menyombongkan diri dihadapan tuhanya
Namun,kita,,,,mahluk hina yang tidak lebih jelas dari sekedar  lukisan abstrak
Berani sombong dan tak mau mengucap syukur pada dzat pemberi segala galanya

Tuhan memberi segala galanya,namun kita lupa akan ucapan syukur kita
Bangunlah,,jangan terlena dengan apa yang telah diberinya,
Kau diberi cinta,kau agungkan cinta diatas segala galanya
Kau diberi harta,kau agungkan harta diatas segala galanya
Kau diberi tahta,kau agungkan tahta diatas segala galanya
Kau pula telah diberi segala gelanya,kau agungkan segala hal yang kau punya di atas TUHAN mu
Ingat hidup bukanlah ajang mengumpulkan CINTA,HARTA dan TAHTA
Tapi dimana ketulusan ketaatanmu kepadanya,yg tengah diujinya
Jangan lah lupa,DIA yang telah memberimu segala galanya
Namun,kita tetap saja enggan bersimpuh dihadapanya

Kita menangis,mengapa tuhan tak enggan mengabulkan doa kita,
Kita menangis,mengapa ia tak menjawab pertanyaan” kita,
Pantaskah kau masih menganggapnya sebagai tempat bergantung,
Setelah kau sekutukanya dengan apa yang ia beri kepadamu,,,

Tuhan hanya menegurmu,

Dia tak,marah meski kau perlakukan seperti itu,
Bahkan itula bentuk cintanya terhadapmu

Dengar,,dengarlah,tuhan tak tidur,dia hanya mengujimu
Sambil melihat,seteguh apa kekuatanmu
Meski hanya 35 kali dalam satu minggu….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

nama yang kau beri

     orang tua yang dikaruniai buah hati memiliki kewajiban untuk memberikan nama sebagai identitas pertama yang ia miliki ketika dilahirkan...