Bukan surya yang tak mau menampakkan
gurat sinarnya,
Namun mendunglah yang menutupinya,
Bukan embun yang tak mau menetes basahi bumi,
Namun dinginlah yang telah membekukanya
Bukan tuhan pula yang lupa akan hambanya,
Namun kitalah yang memilih jauh
darinya,,
Mengertikh kita???
Apa yang kita minta
selalu diberinya,
Namun maukah kita bersimpuh
dihadapanya,tanpa pamrih,meskipun dalam hati dengan lirih
Kau tau dari mana kau berasal,?
Kau tau dari apa kau diciptakan???
Apa kita tercipta dari cahaya????
Bukan kita tak sekasta dengan malaikat,
Kita jauh dibawahnya,
Malaikat yang jauh lebih mulia dari
kita tak berdaya untuk menyombongkan diri dihadapan tuhanya
Namun,kita,,,,mahluk hina yang tidak
lebih jelas dari sekedar lukisan abstrak
Berani sombong dan tak mau mengucap
syukur pada dzat pemberi segala galanya
Tuhan memberi segala galanya,namun kita lupa akan ucapan
syukur kita
Bangunlah,,jangan terlena dengan apa yang telah diberinya,
Kau diberi cinta,kau agungkan cinta diatas segala galanya
Kau diberi harta,kau agungkan harta diatas segala galanya
Kau diberi tahta,kau agungkan tahta diatas segala galanya
Kau pula telah diberi segala gelanya,kau agungkan segala hal
yang kau punya di atas TUHAN mu
Ingat hidup bukanlah ajang
mengumpulkan CINTA,HARTA dan TAHTA
Tapi dimana ketulusan ketaatanmu
kepadanya,yg tengah diujinya
Jangan lah lupa,DIA yang telah
memberimu segala galanya
Namun,kita tetap saja enggan
bersimpuh dihadapanya
Kita menangis,mengapa tuhan tak enggan mengabulkan doa kita,
Kita menangis,mengapa ia tak menjawab pertanyaan” kita,
Pantaskah kau masih menganggapnya
sebagai tempat bergantung,
Setelah kau sekutukanya dengan apa
yang ia beri kepadamu,,,
Tuhan hanya menegurmu,
Dia tak,marah meski kau perlakukan seperti itu,
Bahkan itula bentuk cintanya terhadapmu
Dengar,,dengarlah,tuhan tak
tidur,dia hanya mengujimu
Sambil melihat,seteguh apa
kekuatanmu
Meski hanya 35 kali dalam satu
minggu….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar