EMARISM
Wahida asquria
Sebagai bentuk cinta kami kepada sekolah tercinta
SMPN1GENTENG,BSE angkatan 2012-2013 mengadakan acara rutin tahunan yaitu
DIESNATALIS SMPN1GENTENG yang kami beri nama EMARISM(even of music,art and
sport with spentuteng community) meskipun demikianpemberian nama ini kami tidak
hanya sukur memilih kata atau singkatan,tapi juga banyak hal yang kami
pertimbangkan. kami berusaha menuangkan segala kemampuan kami guna kelancaran
acara yang kami rencanakan sejak awal masa jabatan kami sandang,dibawah komando
saudara thoriqul aziz kami saling
bahu membahu merancang sagala hal yang ada pada acara kami,dimulai dari awal
rapat ketua sie pada tanggal 29 april 2013 hingga acara puncak pada tanggal 12-13
september 2013 lalu,banyak yang menjadi kendala bagi kami,tak semudah dengan
hal yang kami bayangkan,yang hanya mencari dana guna melangsungkan
acara,,,,mungkin memang pada dasarnya benar,,namun faktanya ada hal yang tidak
sampai masuk ken alar saya sebelumnya,saya pikir hanya cukup dengan masalah
ekstren yang harus kami hadapi,faktanya masalah intern lebih sulit kita
hadapi,ya masalah antara sesame anggota BSE.memang menyatukan antara banyak
pemikiran menjadi satu karya seni menarik tak semudah kita memilih hal yang
kita suka,menyatukan semua keluh kesah,semua curahan,semua kegundahan menjadi
satu semangat yang membuat kita bangkit,,tanpa saya sangka yang tadinya acara
ini batal berlangsung hanya karena masalah kurangnya dana,sebenarnya itu
bukanlah hal sepele,namun perlu diwajari,kami ini anak masih berusia antara 12-15thn
dituntut untuk mampu menyelenggarakan acara besar,dengan dana yang besar dan
melibatkan banyak masa,tapi hal itu malah menjadi tantangan tersendiri bagi
kami..moment yang tak bisa dilupakan pastinya,kami mendatangi ruang kepala
sekolah untuk mundur dan tidak menyelenggarakan acara HUT sekolah,dimarahi para
dewan guru karena begitu seringnya meninggalkan jam pelajaran sekolah,kami
tidak mempunyai kantor,sehingga harus mengerjakan tugas tugas di lorong kantor
TU,dimarahin komite,ngangkat bangku ke lapangan beserta semua perlengkapan
untuk kegiatan basket competition,tiket karcis yang harganya hanya 2000
dibobol,nyuci lapangan gara gara ada yang iseng menyiram lapangan menggunakan
bensin dan oli kemudian dibakar,kurang 8 hari,dana yg terkumpul tidak mencukupi
untuk kegiatan yg mau kita selenggarakan,pulang sampai pukul 4 pagi,di complain
wali murid,sampai pada kegiatan,ada hal yang cukup membuat beberapa dari kami
ingin menangis salah satu hp dari adek kami hilang,banyak anggota bse kehilangan uang dan banyak hal tragis lainya.suatu ajang perlombaan

