KEMBALI KEPELUKNYA.
Jelas,,
masih jelas terngiang dibenakku dikala mana aku di cium dan ditimang oleh pelitaku…..
masih jelas terngiang dibenakku dikala mana aku di cium dan ditimang oleh pelitaku…..
Nyata…
masih nyata peluk pahlawan hidupku ketika aku sedang dirundung pilu,,,
masih nyata peluk pahlawan hidupku ketika aku sedang dirundung pilu,,,
Indah
masa kecil ku,,,kulalui penuh kebahagian bersama kedua orang tuaku
Namun…
Saat aku
beranjak dewasa,aku menuntut hak ku kepada kedua orang tuaku,,,
Aku ingin
bebas menjangkau kehidupan di dunia luar,,
Berat
dirasa perasaan kedua orang tuaku
Karena
mereka yakin aku belum kuat dan tegar menghadapi asam nya kehidupan luar
Namun
mereka membebaskanku,,,
Aku
keluar dari jeratan kedua orang tua,yang selama ini melilitku
Aku
bersorak dengan teman-teman sebayaku
menari dan beernyanyi gembira
menari dan beernyanyi gembira
Tanpa
berpikir dirumah ayah dan ibu sedang dirundung kegelisahan memikirkanku
Tak
sekali dua kali beliau mengingatkanku
Tetapi
caci dan maki yang ku timbal balikan kepada mereka
Aku
merasa ini saatnya diriku mencari jati diriku sendiri
Pesan dan
nasehat keduanya tak jarang ku acuhkan begitu saja
Aku
merasa bahagia dengan kehidupan tanpa campur tangan mereka
Perlahan
kujalani,,,
Hari demi
hari telah kulalui,,,
Siang
malam silih berganti,,,
Disitu.
Disitu
mulai kurasakan pahit masamnya kehidupan ini
kedua orang tua ku kini tak berani berkata kata lagi
kedua orang tua ku kini tak berani berkata kata lagi
Disaat ku
terjatuh semua teman teman ku tak mau ikut terbebani dengan masalah yang
menimpaku
Karena
aku telah memilih teman yang salah
Teman
yang hanya mengenalkanku akan foya foya,dan kebahagiaan duniawi semata
Aku
menangis sendiri,,,
Namun apa
yang terjadi,,
Orangtua
ku lah yang kembali dan mengulurkan tanganya untukku
Aku
kembali kepada mereka,,
Membuka
lembaran kehidupan yang baru
Hanya
penyesalan kini yang tersisa
Seraya
mengucap syukur,karena aku telah dikembalikan kepelukanya oleh sang maha
pencipta
Karya :
WAHIDA ASQURIA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar