Selasa, 05 Februari 2013

puisi





KEMBALI KEPELUKNYA.
Jelas,,
masih jelas terngiang dibenakku dikala mana aku di cium dan ditimang oleh pelitaku…..
Nyata…
masih nyata peluk pahlawan hidupku ketika aku sedang dirundung pilu,,,
Indah masa kecil ku,,,kulalui penuh kebahagian bersama kedua orang tuaku
Namun…
Saat aku beranjak dewasa,aku menuntut hak ku kepada kedua orang tuaku,,,
Aku ingin bebas menjangkau kehidupan di dunia luar,,
Berat dirasa perasaan kedua orang tuaku
Karena mereka yakin aku belum kuat dan tegar menghadapi asam nya kehidupan luar
Namun mereka membebaskanku,,,
Aku keluar dari jeratan kedua orang tua,yang selama ini melilitku
Aku bersorak dengan teman-teman sebayaku
menari dan beernyanyi gembira

Tanpa berpikir dirumah ayah dan ibu sedang dirundung kegelisahan memikirkanku
Tak sekali dua kali beliau mengingatkanku
Tetapi caci dan maki yang ku timbal balikan kepada mereka
Aku merasa ini saatnya diriku mencari jati diriku sendiri
Pesan dan nasehat keduanya tak jarang ku acuhkan begitu saja
Aku merasa bahagia dengan kehidupan tanpa campur tangan mereka
Perlahan kujalani,,,
Hari demi hari telah kulalui,,,
Siang malam silih berganti,,,
Disitu.
Disitu mulai kurasakan pahit masamnya kehidupan ini
kedua orang tua ku kini tak berani berkata kata lagi
Disaat ku terjatuh semua teman teman ku tak mau ikut terbebani dengan masalah yang menimpaku
Karena aku telah memilih teman yang salah
Teman yang hanya mengenalkanku akan foya foya,dan kebahagiaan duniawi semata
Aku menangis sendiri,,,
Namun apa yang terjadi,,
Orangtua ku lah yang kembali dan mengulurkan tanganya untukku
Aku kembali kepada mereka,,
Membuka lembaran kehidupan yang baru
Hanya penyesalan kini yang tersisa
Seraya mengucap syukur,karena aku telah dikembalikan kepelukanya oleh sang maha pencipta



Karya       : WAHIDA ASQURIA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

nama yang kau beri

     orang tua yang dikaruniai buah hati memiliki kewajiban untuk memberikan nama sebagai identitas pertama yang ia miliki ketika dilahirkan...